4 Protokol Keselamatan Penting untuk Tangki Penerima Udara
Time: 2026-02-28
Tangki penerima udara adalah bejana bertekanan berisiko tinggi. Utamakan langkah-langkah esensial ini untuk keselamatan operasional dan kepatuhan terhadap peraturan.
-
Pemilihan Tangki Bersertifikat
Sumberkan tangki penerima udara bersertifikat ASME/PED dari produsen terakreditasi. Verifikasi kelas bahan, konsistensi ketebalan dinding, rating tekanan, dan kapasitas yang selaras dengan output kompresor. Tolak unit yang memiliki cacat pengelasan atau spesifikasi yang tidak terverifikasi.
-
Aksesori Keselamatan Wajib
Pasang katup pengaman, cakram peledak (rupture disc), dan manometer terkalibrasi sesuai standar kode. Untuk kompresor torak:
Katup pencegah aliran balik (check valve) antara kompresor dan tangki penerima udara
Pipa pelepas tekanan (relief pipe) yang telah dipasangi peredam suara di hulu katup pencegah aliran balik
Dilarang memasang katup penutup (shut-off valve) antara kompresor dan tangki
Katup penutup hanya diperbolehkan pada saluran pembuangan tangki menuju header -
Pemasangan Pengendali Getaran
Ankurkan tangki penampung udara secara aman ke fondasi. Jaga jarak antara kompresor dan tangki sesuai spesifikasi desain. Getaran akibat pulsasi yang tidak teredam akan mengendurkan sambungan, menyebabkan kebocoran atau kegagalan kritis pada bejana tekan. -
Pencegahan Akumulasi Minyak
Pengurasan kondensat harian bersifat wajib. Pantau suhu pembuangan kompresor. Pasang filter masuk dan filter koalescing. Grounding (pentanahan) dilakukan pada tangki penampung udara. Endapan yang terkontaminasi minyak dalam sistem kompresor berpelumas minyak menimbulkan risiko auto-ignition (pengapian spontan).
Jadwalkan inspeksi oleh pihak bersertifikat. Dokumentasikan seluruh kegiatan perawatan. Keselamatan bukanlah pilihan.
Kata kunci: keselamatan tangki penampung udara, kepatuhan bejana tekan, perawatan sistem kompresor, pencegahan akumulasi minyak, pengendali getaran, pemasangan katup pengaman, tangki penampung udara ASME